Petugas menggunakan APD melakukan pengasapan kepada mobil dinas Pemkot Batu di halaman Balai Kota Among Tani, Selasa (5/5/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Petugas menggunakan APD melakukan pengasapan kepada mobil dinas Pemkot Batu di halaman Balai Kota Among Tani, Selasa (5/5/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit Covid-19, Kartika Sari Toyota Malang melakukan peran aktifnya dengan melakukan penyemprotan disinfektan. 

Kali ini, penyemprotan atau pengasapan (fogging) disinfektan itu dilakukan untuk mobil dinas Pemkot Batu di halaman Balai Kota Among Tani, Selasa (5/5/2020).

Terlihat tim dari Kartika Sari Toyota Malang itu ada tiga orang yang melakukan pengasapan disinfektan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap mulai dari baju, wajah, tangan, dan sebagainya.

Sementara, tim lainnya juga tampak mempersiapkan mobil-mobil plat merah itu menunggu giliran yang akan disemprot disinfektan. 

Jika umumnya penyemprotan disinfektan pada kendaraan dilakukan pada body-nya saja, tapi kali ini tim Kartika Sari Toyota Malang menyemprotkannya di dalam atau pada interior mobil. 

Sebuah mesin berbentuk kontak digunakan oleh petugas penyemprot.

Setelah alat itu mengeluarkan asap, mobil tersebut langsung ditutup. 

Selang beberapa menit dilakukan pengasapan, tim kemudian mematikan alat tersebut dan bergeser ke mobil lainnya.

Mobil-mobil petinggi Kota Batu pun tidak terlewat, mulai dari mobil dinas Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Sekda Pemkot Batu Zadiem Efisiensi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Aparatur Sipil Negara lainnya.

“Karena menang interior pada mobil ini juga rentan akan Covid-19, sehingga penting di dalamnya untuk pengasapan,” ucap Supervisor Marketing Kartika Sari Toyota Malang, Handoko Tri Wicahyo. 

“Pengasapan untuk mobil dinas di Pemkot Batu sebanyak 100 unit mobil. Kami akan melakukan pengasapan selama dua hari di Balai Kota Among Tani,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Kartika Sari Toyota Malang melakukan fogging terhadap mobil dinas Pemkot Batu, melihat mobilitas para ASN ditengah pandemi ini sangat berperan untuk memutus rantai pandemi tersebut. 

Sehingga, untuk mencegah Covid-19 dilakukan pengasapan khususnya pada interior mobil.  

“Kami berperan aktif memutus mata rantai di bidang otomotif, apa yang bisa dilakukan ya dengan melakukan penyemprotan lewat pengasapan disinfektan,” tambah Cahyo.

Selain itu, mereka juga memberikan kurang lebih 300 masker kepada Pemkot Batu.

Untuk diketahui, Kartika Sari Toyota Malang bukan hanya melakukan pengasapan kepada mobil plat merah, tetapi juga kepada mobil masyarakat. 

“Kami juga menyasar masyarakat, koordinasi dulu ke kelurahan dibantu RT dan RW, dan bagi mereka yang ingin mobilnya di-fogging akan didatangi setiap rumah,” jelasnya. 

Ia pun berharap dengan dilakukannya upaya pengasapan itu bisa mencegah menyebarnya Covid-19 khususnya di Kota Batu. 

“Harapannya dengan fogging ini bisa membantu untuk mencegah,” tutup Cahyo.